Metode Kualitatif dan Analisis Framing

Metode penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dll., secara holistik, dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah. (Lexy J. Moloeng, 2004 : 6)

Dalam penelitian kualitatif, peran subjektifitas peneliti diberikan yang artinya bisa menerjemahkan sebuah teks yang sesungguhnya juga merupakan hasil kerja subjektif dari penulisnya.

Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan analisis framing. Dimana analisis framing merupakan analisis untuk mengetahui bagaimana realitas
(peristiwa, aktor, kelompok, atau apa saja) dibingkai oleh media (Eriyanto, 2002:3)

Pembingkaian yang dibuat oleh media inilah yang akan dibedah dengan analisis framing. Tentang bagaimana sebuah realitas dibingkai. Karena memang realitas yang ditampilkan di media (berita) adalah realitas yang telah dikonstruksi oleh media yang bersangkutan.

Dalam konstruksi atas realitas, kaum konstruksionis mempunyai penilaian yang berbeda dalam menilai objektivitas jurnalistik. Hasil kerja jurnalistik tidak bisa dinilai dengan menggunakan sebuah standar yang rigid, seperti halnya positivis. Hal ini karena berita adalah produk dari konstruksi dan pemaknaan atas realitas. Pemaknaan seseorang atas realitas bisa jadi berbeda dengan orang lain, yang tentunya menghasilkan ’realitas’ yang berbeda pula. (Eriyanto, 2002 : 27)

Comments are closed.