Definisi Komunikasi Massa dan Karakteristiknya

Komunikasi massa menurut Tan dan Wright, merupakan bentuk komunikasi yang menggunakan saluran (media) dalam menghubungkan komunikator dan komunikan secara massal, berjumlah banyak, bertempat tinggal yang jauh (terpencar), sangat heterogen, dan menimbulkan effek tertentu. (dalam Elvinaro dan Lukiati, 2005:3)

Wilbur Schramm mengatakan bahwa dalam kegiatan komunikasi ada lima elemen yang harus diperhatikan, yaitu source (sumber), message (pesan), channel  (saluran) dan receiver (penerima). Dalam proses komunikasi massa hal ini lebih kompleks lagi, karena setiap komponennya memiliki karakteristik tertentu, diantaranya (Elvinaro dan Lukiati, 2005 :35) :

a.    Komunikator

Jeremy Tunshall mendefiniskan komunikator sebagai petugas non-administratif di dalam organisasi-organisasi komunikasi, orang-orang yang bekerja dalam memilih, menyusun dan merencanakan program-program, cerita-cerita dan pesan-pesan lainnya untuk akhirnya disebarkan kepada khalayak. (Elvinaro dan Lukiati, 2005 :37)

Dari definisi Tunshall diatas, kita bisa tentukan siapa komunikator dalam komunikasi massa dalam sebuah media, yakni jurnalis/wartawan.

b. Pesan

Sesuai dengan karateristik komunikasi massa yaitu bersifat umum, maka pesan harus diketahui oleh setiap orang. Penataan pesan bergantung pada sifat media yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. (Elvinaro dan Lukiati, 2005:39)

c. Media

Dalam konteks komunikasi massa, media yang dimaksud adalah media massa. Diantaranya media cetak dan elektoronik, termasuk internet didalamnya.

d. Khalayak

Dalam komunikasi massa khalayak yang dimksud adalah pembaca/penonton media massa.

e. Filter dan Regulator Komunikasi Massa

Dalam komunikasi massa pesan yang disampaikan media pada umumnya ditujukan kepada massa (khalayak) yang heterogen. Khalayak yang heterogen ini akan menerima pesan melalui media sesuai dengan latar belakang sosial, ekonomi, pendidikan, agama, usia, budaya dan sebagainya. Oleh karena itu, pesan tersebut akan difilter (disaring) oleh khalayak yang menerimanya.
Berbeda dengan filter, regulator berada di luar lembaga. Seperti pemerintah, sumber berita, pemasang iklan, ikatan profesi kewartawanan, dan konsumen yang mempunyai kode etik tertentu.

f. Gatekeeper (Penjaga Gawang)

Fungsi utama gatekeeper adalah menyaring pesan yang diterima seseorang. Ketika menyampaikan pesan tersebut, gatekeeper mungkin memodifikasi dengan berbagai cara dan berbagai alasan, gatekeeper membatasi pesan yang diterima komunikan. Editor surat kabar, majalah, penerbitan juga dapat disebut gatekeeper.

Comments are closed.